SBSI akan Pidanakan PT. Jenindo Prakarsa Kota Bekasi

  • Whatsapp

IMG-20170411-WA0019

BEKASI, AMUNISINEWS.COM-Setelah 4 bulan nasibnya digantung, puluhan pekerja PT. Jenindo mendatangi Kantor Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) di Jl. Tanah Tinggi II, Johar Baru Jakarta Pusat.

Menurut Usman Jaelani, Kedatangan puluhan buruh PT Jenindo ini bertujuan mengadukan nasib mereka dan meminta SBSI mengadvokasi perselisihan mereka dengan PT. Jenindo.

“Pengkerdilan terhadap buruh, demosi serta mepekerjakan orang tanpa status yang jelas (kontrak atau karyawan) telah berlangsung bertahun – tahun, fungsi pengawasan Dinas tenaga kerja Kota Bekasi impoten,” ujar Usman geram.

“Yang lebih parah, kini 80 orang pekerja ditelantarkan, tidak diberi order, absensipun disembunyikan, menurut UU tenaga kerja No.13 th 2013, perusahaan harus tetap membayar gaji pekerja selama berselisih ataupun dinon aktiffkan oleh perusahaan, kami sudah bekerja di Pt. Jenindo Prakarsa selama 2-20 tahun, apakah salah jika menuntut status?” tutur Usman seraya bertanya.

Sementara itu Prof, DR, Muchtar Pakpahan sebagai profesor Undang Undang perburuhan menilai, banyaknya buruh bermasalah di Indonesia akibat salah dalam memilih serikat buruh, jam terbang seseorang, penguasaan materi dan Undang – Undang ketenagakerjaan pun akan sangat mempengaruhi kemampuan menangani masalah perburuhan,” ungkapnya tegas.

“Saya siap mengadvokasi Para pekerja PT. Jenindo Prakarsa Kota Bekasi yang ditelantarkan, digantung statusnya dan digelapkan gajinya oleh perusahaan, saya akan pidanakan PT. Jenindo Prakarsa,” tandasnya Senin (10/04/17) di Kantornya Jl. Tanah tinggi II, Johar Baru. Jakarta Pusat.

“Bersama dengan Serikat Buruh Pejuang Reformasi (SBPR), saya akan melaporkan PT. Jenindo Prakarsa atas tindakan Union Busting, saya tidak rela jika rekan – rekan saya di SBPR dikerdilkan, atas nama solidaritas buruh, saya akan pidanakan PT. Jenindo Prakarsa Kota Bekasi,” ujarnya.(ruk)

Pos terkait