SBY Ingatkan Polri, Jangan Sampai Negara ‘Terbakar’ Oleh Para Penuntut Keadilan

  • Whatsapp
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam jumpa pers di kediamannya pada Rabu (2/11) ini. (Gambar : Istimewa/Suara.com)

‘Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan Polri agar jangan sampai negara “terbakar” terkait proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dituduh menistakan agama.’

 

Muat Lebih

AMUNISINEWS.COM, Cikeas – Masih dalam jumpa pers di Kediamannya pada Rabu (2/11) ini, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono juga mengingatkan Polri sebagai salah satu penegak hukum di tanah air untuk bertindak sebaik mungkin dan jangan ada timbang pilih terkait penistaan agama oleh siapapun.

“Kalau ingin negara ini tidak terbakar oleh amarah para penuntut keadilan, Pak Ahok mesti diproses secara hukum. Jangan sampai beliau dianggap kebal hukum,” ucap SBY.

SBY mengatakan, penistaan agama dilarang secara hukum seperti diatur dalam KUHP. Jadi jangan sampai masyarakat menilai Ahok diaggap tidak boleh diproses hukum.

“Kalau beliau diproses, tidak perlu ada tudingan Pak Ahok tidak boleh disentuh,” kata SBY.

“Setelah Pak Ahok diproses secara hukum, semua pihak menghormati, ibaratnya jangan gaduh,” kata Presiden ke-6 Republik Indonesia ini.

Hingga kini kasus ini sudah ditangani Bareskrim Polri, Sampai saati Polisi sudah menerima delapan laporan terhadap Ahok.

SBY juga mengingatkan pada penegak hukum untuk bisa meredam  tekanan dari kedua pihak, baik yang ingin Ahok dihukum maupun yang ingin Ahok tidak dihukum.

“Serahkan ke penegak hukum apakah Pak Ahok tidak bersalah nantinya, bebas, atau Pak Ahok dinyatakan bersalah. Jangan ditekan, biarkan penegak hukum kita bekerja, begitu aturan mainnya, begitu etikanya,” kata SBY.

 

Editor : Ryan Septriyawan

Sumber : Tribunnews.com

 

 

 

Pos terkait