Seharian Diperiksa sebagai Tersangka, Yusroni Yazid Belunm Ditahan Penyidik Kejaksaan

  • Whatsapp

IMG-20170509-WA0045

PANGKALPINANG, AMUNISINEWS.COM–Yusroni Yazid hari ini Selasa (9/5/2017) seharian diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung di ruang penyidik Tindak Pidana Khusus.
Namun, walau diperiksa seharian dari pagi hingga menjelang malam, Yusroni batal ditahan, padahal beberapa pegawai Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung terlihat sudah menyiapkan baju khusus tahanan.
Batalnya penahanan mantan Bupati Bangka itu menurut Kasipenkum Roy Arland SH karena Yusroni masih kooperatif.

“Pemeriksaan perdana Yusroni dalam kapasitasnya sebagai tersangka dalam kasus yang sedang disidik. Untuk penahanan sendiri saat ini dirasa penyidik belum diperlukan karena masih kooperatif. Dia didampingi pengacaranya juga tadi saat diperiksa,” ucap Roy kepada wartawan (9/5/2017)

Menurut Roy pemeriksaan Yusroni selaku tersangka pagi hingga sore masih tahap pertama. Penyidik masih membutuhkan pemeriksaan lagi kepada mantan bupati Bangka itu. “Dia masih tetap diperiksa lanjutan. Tapi untuk hari ini  dirasa cukup dulu,” ucap Roy.

Yusroni sendiri kelihatannya sejak menyandang status tersangka selalu menghindar wartawan dan kali ini usai pemeriksaan, Yusroni tidak mau diwawancara wartawan dan selalu menghindar saat diketahui ada wartawan yang mencoba mengambil fotonya.

Terlihat di saat salah satu media mencoba mewawancarainya, Yusroni langsung mengelak dan meminta wartawan mewawancarai pengacaranya,

“Wawancarai saja pengacara saya, gak usah saya,” elaknya.

Yusroni Yazid merupakan tersangka perdana dari pihak pemerintah daerah kabupaten Bangka. Yusroni di tahun 2011 menjabat sebagai bupati Bangka dengan sekretaris daerah Tarmizi Saat. Tarmizi sendiri sudah dua kali periksa oleh penyidik dalam kapasitas Sekda.

Terungkap awal terjadinya penambangan yang dilakukan pihak PT Pulomas sendiri setelah bupati Yusroni Yazid meminta kepada seorang pengusaha asal Bangka yakni Hendri Saleh dalam sebuah acara di Jakarta untuk mencarikan perusahaan penambangan guna mengeksplorasi pasir timah di pelabuhan Jelitik.

Akhirnya Hendri Saleh bersama rekanya Tomi Ali melalui seorang pengusaha lainya yakni, Tanyujo, memperkenal PT Pulomas Sentosa kepada Yusroni Yazid. Sejak saat itulah PT Pulomas melakukan eksplorasinya.(herman)

Pos terkait