Sidang Paripuna DPRD Kab.Mojokerto Penjelasan Bupati Terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD T.A 2020

  • Whatsapp

Oleh, Titin

MOJOKERTO, AMUNISINEWS.CO.ID – DPRD Kabupaten Mojokerto gelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Penjelasan Bupati terhadap raperda tentang  pertanggungjawaban pelaksanaan APBD T.A 2020. Pada Rabu (9/6/2021) , bertempat di ruang sidang Graha Whicesa DPRD Kabupaten Mojokerto, jl. R.A Basoeni, Sooko, Mojokerto

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Ayni Zuroh didampingi dua Wakil Ketua H. Sholeh dan H. Subandi. Turut dihadiri Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati, Wakil Bupati Muhammad Al Barra, Forkopimda serta Kepala OPD.

Bupati Ikfina dalam sambutanya menyampaikan bahwa kedepan semoga apa yang telah kita capai besama sama ini dapat kita tingkatkan. Sehingga dapat berdampak positif pada pelaksanaan pembangunan di pemerintahan yang hasilnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto. “Meskipun sekarang ini masih dalam kondisi pandemi covid-19, namun tidak mengurangi semangat dan kerjakeras kita untuk  dapat memberikan yang terbaik kepada masyarakat Mojokerto,”kata Bupati.

Sebagai tindak lanjut atas pemeriksaan intern oleh BPK RI yang telah dilaksanakan pada (1/2/2021), sejak tanggal 30 /3/2021 telah dilakukan  pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintahan daerah tahun 2020 dan berakhir pada (29 /4/2021). Dimana Pemkab Mojokerto dapat mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Artinya Pemkab Mojokerto telah mendapatkan Opini WTP sebanyak tujuh kali berturut-turut. Kami berharap semoga tetap bisa mempertahankan semua ini,” ungkapnya.

Laporan realisasi APBD Kabupaten Mojokerto tahun anggaran 2020 lanjut Bupati, disampaikan bahwa realisasi pendapatan sebesar 102,15 % dari target atau sebesar Rp. 2.402,663.240.548, terdiri dari pendapatan asli daerh 112,58% dari target sebesar Rp. 537.297.509. 364 Mengalami penurunan sebesar Rp. 17.702.914 miliar atau 3.19% dibandingkan dengan PAD tahun anggaran  2019.

Kemudian, Pendapatan transfer sebesar 99,23% dari target sebesar Rp. 1.545.284.939.184. Lain-lain pendapatan yang sah sebesar 100,8 % dari target atau sebesar Rp. 325.080.890. “Realisasi belanja dari target sebesar Rp. 2.700.485.472.703 terealisasi sebesar 89,05% atau Rp. 2.404.848.920.932  mengalami penghematan sebesar Rp. 295.586.569.770  atau 10,95%. Terdiri dari belanja operasi Rp. 2.130.646.906.561  terealisasi Rp. 1.952.086.135 terdapat penghematan sebesar Rp. 178.540.771.564 atau 8,38%,”jelasnya

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *