Sidang Perdana Dugaan Kasus Korupsi Bank Jatim Di Gelar PN Jakpus

Oleh : Ramdhani

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID – Sidang Perdana kasus dugaan tindak pidana korupsi penerbitan bank garansi (jaminan uang muka) PT Duta Cipta Pakarperkasa kepada Bank Jatim Cabang Jakarta tahun 2018 dan 2019 di gelar Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

Bacaan Lainnya

Dalam sidang yang beragendakan pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) menghadirkan tiga terdakwa yaitu, Lazwardi Kaunain, Kusnadi dan Hendry Pranata Sembiring.

Para terdakwa diduga telah malukan tindak pidana korupsi dengan modus penerbitan bank garansi atas nama PT Duta Cipta Pakarperkasa di Bank Jatim Cabang Jakarta yang telah merugikan negara sebesar Rp 107.359.949.729.

“Bahwa akibat dari perbuatan terdakwa Muhammad Lazwardi Kaunain, Bersama-sama dengan Kusnadi dan Hendry Pranata Sembiring menyebabkan kerugian Negara pada perusahaan PT Bank Jawa Timur sebesar Rp 107.359.949.729. Sebagaimana laporan hasil BPKP Provinsi DKI Jakarta,” Ucap JPU Jefri Saragih saat membacakan dakwaanya. Selasa (12/4/2022).

Perbuatan para terdakwa diduga telah melanggar Pasal 2 ayat 1 Junto pasal 18 ayat 1 huruf b undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Perbuatan terdakwa Muhammad Lazwardi Kaunain, Bersama-sama dengan Kusnadi dan Hendry Pranata Sembiring sebagaimana diancam dengan Pasal 2 ayat 1 Junto pasal 18 ayat 1 huruf b undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke (1) KUHP, ” Ucap Jefri.

Sidang kemudian ditunda selama satu minggu kedepan dan akan dilanjutkan pada hari Selasa tanggal 19 April 2022 dengan agenda pembacaan eksepsi.

Dalam kesempatan itu, ketua majelis hakim yang mengadili perkara tersebut mengatakan masih memberlakukan status tahanan terdakwa Hendry Pranata Sembiring menjadi tahana kota.

“Untuk terdakwa Hendry Pranata Sembiring, Majelis Hakim tetap mengajukan saudara dalam tahanan kota,” Ucap hakim seraya menutup persidangan.

Pos terkait