SMAN 18 Bandung Salah Satu Sekolah Penggerak dari 2500 Sekolah Penggerak di Indonesia

  • Whatsapp
SMAN 18 Bandung

Oleh: Andry

BANDUNG, AMUNISINEWS.CO.ID – SMAN 18 Bandung adalah sekolah penggerak,  yakni sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila  yang mencakup   kompetensi dan karakter yang diawali dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul (kepala sekolah dan guru).

“Sekolah penggerak itu didasarkan pada memerdekakan siswa, artinya para siswa harus benar-benar belajar dengan rasa nyaman, tidak boleh ada tekanan dari guru, teman, atau dari pihak manapun,” ujar kepala sekolah SMAN 18 Bandung, Nani Mulyani Spd, MPMat.

Diterangkan Nani, program sekolah penggerak akan mengakselerasi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebihmaju dalam waktu 3 tahun ajaran. “Dengan kolaborasi Kemdikbud dan Pemerintah Daerah diikutioleh PAUD, SD, SMP, SMA, SLB baik negeri maupun swasta,” katanya.

Menurut Kepsek SMAN 18 Bandung, program sekolah penggerak terdiri dari 5 (lima) intervensi yang saling terkait dan tidakbisa dipisahkan. Yang pertama adalah pendampingan konsultatif dan asimetris yaitu programkemitraan   antara   Kemendikbud   dan   Pemerintah   Daerah   dimana   Kemendikbud   memberikanpendampingan implementasi sekolah penggerak.

Kedua, adalah   penguatan   SDM   sekolah   yaitu   penguatan   kepala   sekolah,   pengawassekolah, penilik, dan guru melalui program pelatihan dan pendampingan intensif (coaching) oneto one dengan pelatih ahli yang disediakan oleh Kemdikbud.

Ketiga   adalah   pembelajaran   dengan   paradigma   baru   artinya   pembelajaran   yangberorientasi   pada   penguatan   kompetensi   dan  pengembangan   karakter   yang   sesuai   nilai-nilaiPancasila, melalui kegiatan pembelajaran di dalam dan luar kelas.

Keempat adalah perencanaan berbasis   data  yang  mengarah pada manajemen berbasissekolah artinya perencanaan berdasarkan refleksi diri sekolah. Dan terakhir adalah digitalisasisekolah dengan penggunaan berbagai platform digital yang bertujuan mengurangi kompleksitas,meningkatkan efisiensi, menambah inspirasi, dan pendekatan yang customized, papar Nani.

Kemudian   siapa   saja   yang   berperan   dalam   program   Sekolah   Penggerak?   Nanimenyebutkan Pemda yaitu  pelatih  ahli  dan  pengawas, Kepala  sekolah, Komite PembelajaranGuru, Guru, Murid, Komite Orang Tua, dan Mitra, ujar Nani.

Sekali   lagi   Nani   menegaskan,   SMAN   18   harus   menjadi   sekolah   yang   benar-benar nyaman   menjadi   tempat   belajar   bagi   siswa   sesuai   dengan   profil   pelajar   Pancasila   sebagai dasarnya. Dengan begitu hasilnya akan kelihatan dimana bakat dan minat siswa. “Dan para guru disini sudah menyiapkan hal itu dari awal,” ungkap Nani.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *