Stres Pemicu, Akibatkan Berbagai Penyakit

  • Whatsapp
Dr Marietta Sadeli

RUBRIK KESEHATAN

Oleh: dr. Marrietta Sugiarti Sadeli

dr-marietta-sadeliAMUNISINEWS.COM, JAKARTA – STRES adalah suatu kondisi dinamis saat seseorang berhadapan dengan peluang, tuntutan, dan atau hal yang terkait dengan apa yang diinginkan oleh individu itu tersebut yang hasilnya dianggap penting dan belum pasti.

Stres menjadi sebuah masalah karena terjadi ketidaksesuaian antara apa yang diinginkan dengan yang didapatkan.
Stres tidak selalu buruk, walaupun biasanya stres selalu dikaitkan dengan konteks negatif. Stres memiliki nilai positif ketika menjadi sebuah peluang yang berpotensi baik. Sebagai contoh, banyak profesional memandang tekanan berupa beban kerja yang berat dan tempo waktu kerja yang mepet sebagai tantangan positif yang dapat menaikkan mutu dari hasil pekerjaan mereka dan kepuasan yang mereka dapatkan dari pekerjaan mereka.

Stres bisa positif (Eustres) dan bisa negatif (Distres). Para peneliti berpendapat bahwa stres tantangan, atau stres yang menyertai tantangan di lingkungan kerja, bekerja sangat berbeda dengan stres hambatan, atau stres yang menghalangi dalam mencapai tujuan. Mereka menemukan bahwa stres tantangan sebagai contoh dari Eustres memiliki lebih banyak efek positif dibandingkan dengan stres hambatan sebagai contoh dari Distres yang memiliki lebih banyak efek negatif.

Proses terjadinya stres disebabkan oleh karena otak memberikan tanda kepada tubuh untuk melepaskan banyak hormon setelah menghadapi suatu situasi. Tujuan pelepasan hormon ini dimaksudkan agar tubuh memiliki energi yang cukup untuk ber tindak atau menghadapinya.

Ketika tubuh mendapatkan energi untuk menghadapi suatu persoalan, sebenarnya keadaan tersebut sangat baik untuk meningkatkan kemampuan seseorang. Namun pada zaman sekarang, tekanan hidup banyak berdatangan dari berbagai aspek yang sifatnya sangat mempengaruhi keadaan psikologis seseorang. Sehingga, stres secara terus-menerus bisa saja terjadi dan membuat tubuh menjadi lelah. Akibatnya seseorang akan sulit berpikir jernih, hingga akan menyebabkan interaksi sosial, kualitas hidup, dan kesehatan orang tersebut akan mengalami kesulitan.

Berikut beberapa contoh penyakit yang dapat dipicu oleh stres :
1.  Sakit kepala
2.  Gangguan pencernaan
3.  Serangan asma
4.  Gatal–gatal
5.  Kencing Manis (Diabetes)
6.  Tekanan Darah tinggi (Hipertensi)
7.  Serangan Jantung
8.  Alzheimer
9.  Gangguan Hati (Liver)
10.  dan lain lain

Oleh karena itu, mengetahui cara menangani stres adalah hal yang terpenting, agar tubuh selalu memberikan respon yang baik pada banyak situasi yang akan datang. Adapun cara mengatasi stres adalah sebagai berikut:

1.  Melakukan Hobi
2.  Komunikasi
3.  Meditasi
4.  Olahraga
5.  Rekreasi/Berlibur
6.  Makanan sehat
7.  Tertawa
8.  Musik
9.  Tidur
10. Berpikir Positif

Jikalau sudah melakukan hal-hal diatas tetapi masih belum memberikan respon yang baik terhadap stres yang dialami, jangan ragu-ragu untuk datang berkonsultasi dengan Psikolog atau Psikiater untuk men-dapatkan solusi yang terbaik.
Semoga bermanfaat

Pos terkait