Terdakwa Narkotika Diperlakukan Berbeda Oleh JPU

Oleh: Ramdhani

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID – Perlakuan berbeda dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wilhelmina dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) dalam menangani perkara Narkotika.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, seorang terdakwa kasus narkotika atas nama John Barry dengan barang bukti satu buah dompet yang berisi satu bungkus plastik bening berisi kristal warna putih yang diduga narkotika dengan berat brutto 1,32 gram berikut alat hisapnya.

JPU Wilhelmina, yang menangani perkara tersebut mengaku, dalam persidangan terdakwa John Barry dengan nomor perkara 807/Pid.Sus/2021/PN Jkt.Pst terbukti sebagai pemakai dan dituntut tiga tahun enam bulan.

“Terdakwa dituntut tiga tahun dan enam bulan karena terbukti sebagai pengguna narkoba,” ucap Wilhelmina saat ditemui di Kejari Jakpus, Senin (24/1/2022).

Terdakwa John Barry didakwa menggunakan pasal Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik, Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 127 ayat (1) a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ia mengaku, John Barry dituntut menggunakan pasal 127 ayat (1) a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Perlakuan berbeda dilakukan oleh JPU Wilhelmina kepada terdakwa atas nama Junaedi Abdillah dengan nomor perkara 396/Pid.Sus/2021/PN Jkt.Pst dituntut enam tahun penjara.

Namun terdakwa Junaedi Abdillah dituntut menggunakan pasal 114 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan barang bukti, satu paket plastik klip kecil narkotika jenis sabu dengan berat netto 0,1351 gram, satu buah dompet warna pink yang berisi plastik pastik klip kecil kosong, dan satu buah alat hisap yang terangkai dengan cangklong.

Padahal terdakwa Junaedi Abdillah juga didakwa menggunakan pasal Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik, Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 127 ayat (1) a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.