UNESQO Tetapkan Masjid Al Aqsa ‘Milik’ Umat Muslim

  • Whatsapp
Temple Mount atau yanng asli bernama Masjid Al Aqsa (Gambar : Istimewa)

Oleh : Ryan Septriyawan

 

AMUNISINEWS.COM, Yerusalem – UNESQO Selaku Lembaga pendidikan dan kebudayaan PBB baru saja mengeluarkan pernyataan resmi pada Jumat (14/10) baru-baru ini terkait warisan Kota bersejarah di Yerusalem, Palestina.

Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova bersama Komite Eksekutif UNESCO pada sehari sebelumnya (Kamis,13/10) mengeluarkan pernyataan Yerusalem menjadi situs suci bagi umat Islam, Kristen dan orang-orang Yahudi.

UNESCO menyatakan Temple Mount adalah situs suci milik umat Muslim. Nama Temple Mount bagi kalangan Muslim adalah bagian dari lokasi kompleks ‘Haram Asy-Syarif’ (Masjid al Aqsa). Orang Yahudi menyebutnya dengan Temple Mount.

“Warisan dari Yerusalem dibagi, dan masing-masing masyarakat yang memiliki hak untuk pengakuan eksplisit dari sejarah dan hubungan dengan kota mereka. Menyangkal, menyembunyikan atau menghapus salah satu tradisi Yahudi, Kristen atau Muslim merusak integritas situs dan bertentangan dengan alasan yang dibenarkan prasasti pada daftar Warisan Dunia UNESCO,” kata Direktur Jenderal UNESCO.

Irina menekankan pengakuan wilayah itu suci bagi Yahudi, Kristen dan Islam untuk menawarkan kehadiran agama di Yerusalem. Pernyataan itu juga menambahkan peran utama UNESCO adalah untuk mempromosikan toleransi beragama dan menghormati sejarah di kota penuh sejarah tersebut.

Resolusi ini terjadi berkat persetujuan mutlak para negara anggota UNESQO, dari 58 Negara, 24 diataranya menyetujui, dan sisanya abstain.

“Resolusi, yang diajukan oleh Palestina bersama dengan Lebanon, Mesir, Aljazair, Maroko, Oman, Qatar dan Sudan, telah disetujui oleh 24 anggota organisasi 58-anggota, termasuk Rusia. Sebanyak 26 negara abstain dari pemungutan suara, sementara hanya enam negara menentangnya,”

Pos terkait