Warga Jalan Baru Keluhkan Minimnya Lampu Penerangan

  • Whatsapp

IMG-20170402-WA0101

SINGKAWANG, AMUNISINEWS.COM- Warga Jalan Baru, Sijangkung, Singkawang, Kalimantan Barat mengeluhkan minimnya lampu penerangan di sepanjang jalan tersebut.

Jalan Baru, Sijangkung ini adalah satu dari beberapa ruas jalan di Kota Singkawang yang belum dipasangi lampu penerangan, padahal fungsinya sangat vital bagi warga sekitar yaitu dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas dan keamanan dari para pengguna jalan.

Atong, warga Jalan Baru, menumpahkan keluh kesahnya pada wartawan saat ditemui di kediamannya.

Atong menyayangkan kurang pedulinya Pemerintah setempat pada kondisi Jalan Baru pada malam hari yang gelap.

“Saya pindah disini dua tahun lalu, selama dua tahun tidak pernah ada lampu (penerangan jalan), tolong tanyakan RT buat apa lampu dengan kayu di sekitar jalan itu, jika hanya buat penghias saja,” keluh Atong.

Sementara itu Satiman (64) Ketua RT.003 RW.001, yang didatangi wartawan di kediamannya membenarkan minimnya lampu penerangan jalan di Jalan Baru. Satiman menjelaskan bahwa panjangnya jalan yang tidak diterangi mencapai 6 kilometer.

“30 tahun saya di sini, pernah sekali dinyalakan lampu itu (lampu yang dipasang pada tiang kayu oleh pihak lain), untuk keperluan tertentu, setelah selesai kabel dicabut, mereka sisakan tiang dan lampu saja,”katanya.

“Di jalan itu pernah terjadi kejahatan, sampai jari korbannya putus, kasus terbaru adalah rumah itu,”katanya sambil menunjuk rumah keluarga Liu Ci Nen, rumah yang baru-baru ini terjadi percobaan pembakaran yang menewaskan Liu. Liu tidak tertolong setelah delapan hari dirawat di rumah sakit.

Arsad, pegawai Dinas Perhubungan yang dihubungi wartawan via telepon mengatakan bahwa tugas lampu jalan telah diambil alih oleh Dinas Perhubungan Kota Singkawang, pada Januari lalu.”Nanti akan saya cek ya pak, simpan nomor telepon saya untuk masalah terkait,” ungkas Arsad.

Pemerintahan Kota Singkawang diharapkan dapat mendengar dan memberi solusi terhadap keluh kesah warganya, karena pelayanan dasar bagi masyarakat wajib dilakukan Pemerintahan setempat. (Bobon Santoso)

Pos terkait