Warga Keluhkan Sampah Berbau Menyengat di Depan Kantor Kecamatan

  • Whatsapp
sampah berbau- jatim
Sampah menyumbat aliran air sungai dan meluber kepermukiman warga dengan aroma busuk menyengat.

SIDOARJO,AMUNISINEWS.COM – Warga Desa Keboan Sikep dan Keboan Anom  kecamatan Gedangan mengeluh kerap kali  aliran sungai tersumbat sampah dengan aroma  bau tak sedap yang amat sangat  menyengat.

Amat sangat disayangkan hal itu terjadi persis  di depan kantor kecamatan  Gedangan dan berhadapan  dengan Makoramil Gedangan.

Pada Minggu (4/6) terlihat sampah menyumbat aliran sungai di bawah  jalan menuju kantor Camat.

Satpol PP kecamatan yang  kebetulan piket di hari Minggu ,Sugiman mengungkapkan kepada wartawan, bahwa biasanya kalau ada seperti ini diarahkan ke dalam, sekarang  penuh jadi tidak bisa. “Tapi  kita sudah laporan ke pengaira n,biasanya kalau jam kerja  dari Dinas Pengairan (PU.PR)  kesini mengambil sampah ini. Sering kali kita  sudah melaporkan ke pengairan,” terang Sugiman dengan nada was-was.

Bersamaan,Siti Romlah warga  Desa Keboan Sikep RT 5 RW 1  kecamatan Gedangan kepada  wartawan saat dikonfirmasi  mengatakan,dirinya dan warga  disini merasa resah, kadang  airnya meluber ke kampung   dengan bau yang menyengat.

“Kalau airnya penuh pasti  begitu,hal ini kerap kali  seperti terlihat. Dan pihak  kecamatan kalau sudah keliatan  seperti itu baru mengeluarkan  sampahnya, ntah itu Satpol  PP, atau orang lain,”terangnya.

“Harapan saya kalau bisa ya air  tidak sampai meluber dan kare na bersamaan luberan air bauny a yang bikin tidak tahan.Sebab warga sangat resah dan berhara p supaya dibersihkan agar  tidak mengganggu warga sekitar  maupun masyarakat yang lewat  karena sangat tidak nyaman  dan mengganggu kesehatan,” ujarnya.

Sementara Danramil 0816/17 Gedangan  Kapten.Inf.Siswanto saat  dihubungi perihal tumpukan sam pah di depan Makoramil menuturkan,’’Itu sampah kirimana dari  atas Sukodono menuju avour  di depan Makoramil dan  kecamatan menuju Gisik Cemandi.Biasanya langsung  diangkut dengan truk dari  dinas DKP(pak amig),dan kita  sudah koordinasi dengan  kepal a Dinas Pekerjaan Umum Dan  Penataan Ruang pak Sigit Setya wan,beliau menyampaikan Danramil karena ini harus ada biaya yang banyak, anggaran itu banyak untuk  tahun ini tidak ada,”terang  Danramil singkat menirukan  ucapan kepala dinas PUPR,saat  dihubungi wartawan via telepon genggamnya.Minggu  kemarin.(tam)

 

Pos terkait