Webinar UKM Go Digital: Dewan PSI Surabaya Minta Tahun Depan UKM Beradaptasi Ke Digital

Oleh: Irman

SURABAYA-AMUNISINEWS.CO.ID-Fraksi Partai Solidaritas Indonesia Kota Surabaya berhasil menggelar acara webinar series yang ke tiga dengan tema “UKM Go Digital” yang dilaksanakan pada Senin(6/12). Sebanyak 32 peserta mengikuti webinar yang diselenggarakan via zoom meeting dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya seperti Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, akademisi serta para praktisi UKM Digital.

Alfian Limardi selaku Anggota Dewan Komisi B Fraksi PSI Kota Surabaya mengatakan webinar UKM Go Digital dilaksanakan karena PSI Surabaya sangat mendukung perkembangan ekonomi melalui UMK dan menemukan solusi untuk masalah yang dihadapi seperti pemasaran dan modal.

“Alasan diselenggarakannya webinar ini karena sektor UKM pada masa pandemi mengalami penurunan. Sementara, 90 persen ekonomi Kota Surabaya ditopang oleh UKM. Lagi-lagi, kendala yang paling banyak dihadapi pelaku usaha mikro kecil adalah pemasaran dan akses permodalan”, Ujar Alfian.

Beberapa poin yang menjadi catatan Fraksi PSI pada webinar ini antara lain akses pemasaran yang menjadi kendala UKM baik pedagang kelontong maupun usaha kuliner khususnya pada masa pandemi.
“Kami menyoroti bahwa hanya UKM yang beradaptasi menggunakan aplikasi digital yang mampu bertahan. Hal ini nampak pada masa PPKM 2021, dimana pendapatan pedagang di Sentra Wisata Kuliner (SWK) dan pedagang kelontong yang sudah terhubung dengan platform digital meningkat dibanding pada awal pandemi tahun 2020″, imbuh Alfian.

Alfian juga menambahkan saat ini pelaku usaha sulit mendapatkan akses permodalan karena dianggap unbankable . Kehadiran platform digital pencatatan keuangan bisa menjadi solusi dan mampu mengilustrasikan performa usaha yang menjadi dasar pemberian modal. Kuncinya adalah disiplin dalam pencatatan keuangan.

“Bagi yang ingin punya usaha kuliner tapi belum punya tempat yang luas, usaha cloud kitchen bisa menjadi alternatif usaha kuliner. Ini semua ada di platform digital. Tidak hanya itu, digitalisasi dapat menekan biaya operasional yang nantinya pasti berpengaruh pada harga”, lanjut Alfian.

Terakhir Alfian meminta para pelaku UKM untuk terus berinovasi baik pada produk maupun dalam pemasaran. Selain itu, media sosial yang ada perlu dimaksimalkan untuk memproduksi konten sekreatif mungkin agar konsumen tertarik membeli.

“Hasil webinar ini akan menjadi dasar perumusan platform kebijakan PSI Surabaya, terutama yang berkaitan dengan pemulihan ekonomi dan penguatan UKM,” Imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.